BUPATI ROHUL DAN MASYARAKAT TANAM PERDANA KACANG KEDELAI


Rambah Hilir - Dandim 0313/Kpr Letkol Kav Yudi Prasetio,S.IP mengatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap membantu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu percepatan pengembangan kacang kedelai.

Hal itu dikatakan Yudi saat mendampingi Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si saat menanam kedelai di lahan milik masyarakat petani di Desa Serombo Indah, Kecamatan, Rambah Hilir, Rabu (5/8/2015). Dalam acara ini hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Rohul Mubrizal SP.MMA, Kajari Pasir Pengaraian Syafiruddin, Danramil 02/Rambah Kapten Arm Alza Septendi, Forkompinda dan Upika di Rambah Hilir.

Saat membuka acara, Kepala Dinas TPH Rohul Pertanian Mubrizal mengatakan sesuai data penyuluhan bantuan sosial (Bansos), kegiatan GP-PPT kedelai dilakukan di lahan seluas 200 hektar.Jumlah kelompok tani (Koptan) sebagai pelaksana ada 7 kelompok, terdiri 2 di Kecamatan Kuntodarussalam, dan 5 Koptan di Kecamatan Rokan IV Koto.

"Total dana Rp 360.800.000 atau dana bagi petani Rp 1.804.000 per hektar," jelasnya.Mubrizal menambahkan penanaman kedelai tahap awal sudah dilakukan pada Maret dan April, kemudian tahap dua pada Juni dan Juli 2015, dengan jumlah Koptan 25 kelompok dengan total dana Rp 791.600.000 atau Rp 1.979.000 per hektar.

Di Kecamatan Rambah ada 3 Koptan, Rambahsamo 3 kelompok, Rambah Hilir 12 kelompok, Bangunpurba 1 kelompok, Kepenuhan 2 kelompok, dan di Kecamatan Pendalian IV Koto 1 kelompok.Menurut Mubrizal, sebagai negara dengan jumlah penduduk ke empat tertinggi di dunia, cukup wajar kalau ketahanan pangan selalu menjadi fokus perhatian kebijakan pemerintah. Apalagi, harga pangan dunia yang cenderung berfluktuasi, berbagai kebijakan, program, dan investasi mulai lebih banyak diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan.

Sementara, Bupati Rohul Achmad mengatakan Kabupaten Rohul telah ditetapkan sebagai sentral ketahanan pangan. Pemerintah juga telah beberapa gelontorkan dana untuk pengembangan ketahanan pangan."Kami berharap bantuan uang yang telah diberikan pemerintah ke petani dimanfaatkan untuk menanam kedelai, tidak disalahgunakan," minta Bupati. ( Sumber Rohultoday )